resep kue kering

ubud villa

anjing di jual

mesin puncak
 
English Version

 

Metadata Spasial
Sumberdaya Budaya, Kultur dan Warisan

1Adief Mulyadi, Mukti Ali Azid dan Roani. 1999. Perencanaan Pulau Kecil Berbasis Lokal (Kasus P. Derawan)
Masalah-masalah sosial budaya yang muncul pada masyarakat desa Pulau Derawan adalah tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi dan keterbatasan lahan, runtuhnya kewibawaan pemerintah, monopoli usaha wisata swasta dan konflik internal antar kelompok masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana sanitasi, kesehatan masyarakat, pendidikan, pudarnya nilai lokal dan ekspansi budaya luar. Proses perencanaan terpadu dan berbasis masyarakat masih menghadapi kendala, seperti adanya konflik kepentingan pada basis masyarakat lokal, kepentingan pemerintah kabupaten untuk meningkatkan PAD, dan keberlanjutan potensi sumberdaya di Kepulauan Derawan.
2Departemen Pendidikan Dan Kebudavaan. 1975. Monografi Daerah Sultra. Prop. Sultra
Buku ini berisi Latar belakang sejarah, geografi, demografi, agama/ kepercayaan, budaya, sosial, pertanian, kesenian, industri, dan pemerintahan yang bertujuan untuk memberikan informasi awal bagi pemerintah setempat dan masyarakat umum.
3Departemen Pendidikan Nasional, Dir. Jend. Kebudayaan Taman Budaya Prov. Sultra. 2000. Deskripsi Tari Linda. Taman Budava Prov. Sultra. Kendari.
Bagi masyarakat Muna, Tari Linda tidak dapat dipisahkan dari segi kehidupan sosial budayanya. Tari Linda merupakan penuangan adat kepercayaan terhadap sesuatu yang gaib. Tari ini digunakan dalam upacara adat Karia. Penelitian ini dilakukan sebagai usaha untuk membuat suatu eksplorasi tentang peranan tari Linda sebagai sarana upacara dan keberadaannya bagi masyarakat Muna serta untuk menginventarisasi dan mendokumentasikan tarian ini. Buku ini juga memuat latar belakang sosial budaya masyarakat Muna serta bentuk, fungsi dan makna simbolis tari Linda.
4Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Informasi Pariwisata Nusantara, Sulawesi Tengah
Menguraikan lokasi wisata yang terdapat di provinsi Sulawesi tengah, yang tersebar di wilayah Donggala, Parigi Ė Mouting, Poso, Morowali Tojo Una-una, Banggai serta Kota Palu. Uraian disertai dengan cerita sejarah yang terkait dengan lokasi wisata, serta informasi umum wisata lain, sepeti Hotel, Penginapan dan Rumah Makan. Wisata utama yang ditawarkan adalah pada lokasi kawasan pra-sejarah ( megalit ) di daerah Bada dan Besoa yang menawarkan keindahan alam dan keramahan masyarakatnya.
5Richard B. Pollnac.2000. Villagerís Perceptions of aspects of the natural and human environment of Balikpapan Bay , Indonesia .
The paper uses a modification of the thematic apperception test to determine aspect of the coastal environment valued by rural villagers in Balikpapan Bay , Indonesia . The analyzis clearly indicated that village residences value most highly the natural and aesthetic component of their enviroment. Utilitarian, income-generating aspect of the environment are also valued, but the emphasis is far less than would be expected given their central position in traditional economic valuation studies of the natural environment. The analysis make it equally clear that there is a great deal of variability between individuals concerning attributes used in making avaluation, and that some of this variability can be related to sociocultural variables. This indicate that there will be intra-community variability in responses to coastal resources management (CRM) programís emphasizing or impacting different components of the financial view point may provide valuation of specific coastal resources interm of the word economiy, a worthy goal in itself, they way be largelly irrelevant to local people within the target communities. Conseqquently, such analysis may result in innacurate prediction of local people participation in, and compliance with, CRM process
6Taman Budava Prov. Sultra. 1993. Deskripsi Tari Detumbu. Taman Budaya Prov. Sultra. Kendari.
Tarian Detumbu adalah salah satu tari tradisional di Daerah Muna yang masih tetap dilestarikan namun belum banyak dikenal di masyarakat luas. Penyusunan deskripsi tari ini disamping sebagai bagian kegiatan petugas kebudayaan juga untuk memperkaya koleksi dokumentasi tari tradisional. Deskripsi yang ada berupa identifikasi lokasi dan sejarah daerah Tongkuna (daerah asal Tari Detumbu) dan deskripsi taxi itu sendiri. Tarian ini ditujukan terhadap Dewa Langit (Dewa Wamboro) sebagai suatu pemujaan. Buku ini juga dilengkapi gambar gerakan dan alat musik pengiring.
7Taman Budava Prov. Sultra. 1997. Deskripsi Tari Sajo Wowine. Taman Budaya Prov. Sultra. Kendari.
Buku ini berisi identifikasi lokasi dan sejarah Daerah Tomia yang merupakan tempat asal tartan Sajo Wowine yang berada di Kabupaten Buton beserta deskripsi tartan tersebut. Tujuan penulisan adalah sebagai upaya untuk mendeskripsikan seni tart tradisional untuk membina kesenian daerah. Tartan ini bermakna pesan bahwa perempuan. dalam gerakannya harus penuh sopan dan santun serta jiwanya bersih. Tarian ini diperkirakan telah ada sejak abad ke 17. Buku ini dilengkapi dengan dokumentasi gambar gerakan tarian.